Ramalan Bintang Zodiak Tanggal 9 - 15 Maret 2018
Ramalan Bintang Zodiak Tanggal 9 - 15 Maret 2018 ini merupakan sebuah ramalan untuk hiburan saja, bukan sesuatu hal yang pasti, jadi jangan dijadikan patokan. Ramalan bintang atau ramalan zodiak merupakan ramalan yang dihitung berdasarkan tanggal lahir. Setiap tanggal dan bulan lahir yang sama pasti akan memiliki bintang yang sama walaupun tahunnya berbeda. Baiklah kalau begitu berikut Ramalan Bintang Zodiak Tanggal 9 - 15 Maret 2018.
Zodiak Aries 9 - 15 Maret 2018
Minggu ini anda akan mengalami stres karena bekerjaan yang terkendala, untuk itu buatlah rencana yang matang agar pekerjaan bisa berjalan dengan baik.
Sisi Keuangan: Akan ada rezeki yang tak diduga.
Sisi Asmara: Sama - sama menjalani dan saling pengertian.
Sisi Kesehatan: Karena musim hujan anda akan pilek, jadi jaga kesehatan.
Zodiak Taurus 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Bisa makan gratis soalnya ada teman yang ngajak
Sisi Asmara: Anda harus berusaha agar hubungan anda dengan pasangan tidak putus
Kesehatan: Vitalitas tubuhmu anda menurun karena pengaruh cuaca.
Zodiak Gemini 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Agar bisa kaya jangan lupa menabung
Sisi Asmara: Mungkin anda akan menemukan seseorang dalam hidup anda
Kesehatan: Sangat sehat sekali.
Zodiak Cancer 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Jangan terlalu boros, entar dompet kosong
Sisi Asmara: Jika anda mudah tergoda pasti akan merana
Kesehatan: Mesti sering periksa
Zodiak Leo 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Ada rejeki dari kerja keras anda selama ini
Sisi Asmara: Kasihan banget deh..soalnya perasaannya nggak seperti yang diharapkan
Kesehatan: Segar Bugar
Zodiak Virgo 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Hampir nggak ada untung
Sisi Asmara: Perasaan nggak menentu
Kesehatan: Baiknya dirumah aja nggak usah ngeluyur
Zodiak Libra 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Selalu jaga pengeluaran dan jangan tergoda dengan diskon
Sisi Asmara: Selalu pertahankan hubungan sekarang yang ada
Kesehatan: Jangan makan makanan yang berlemak
Zodiak Scorpio 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Kerja keras anda akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa
Sisi Asmara: Cari yang baru
Kesehatan: Harus sering bergerak dan keluarkan keringat
Zodiak Sagitarius 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Atur pengeluaran sebaik mungkin
Sisi Asmara: Anda dituntut untuk setia
Kesehatan: Semakin membaik
Zodiak Capricorn 9 - 15 Maret 20138
Sisi Keuangan: Jangan pada boros
Sisi Asmara: Romantis
Kesehatan:Lakukan rutinitas seperti biasa agar tetap sehat
Zodiak Aquarius 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Syukuri apa yang didapat sekarang
Sisi Asmara: CLBK
Kesehatan: Jangan sering lembur
Zodiak Pisces 9 - 15 Maret 2018
Sisi Keuangan: Jika ingin haksil maksimal maka bersemangatlah bekerja
Sisi Asmara: Bimbang
Kesehatan: Hindari makanan yang terlalu banyak cabe
Sunday, March 10, 2013
Monday, November 28, 2011
Selamatan ibu hamil menurut adat jawi Kuna
Ibu hami menurut adat jawi kuna harus melakukan selamatan dari mulai hamil pada bulan ke satu ( 1 ) sampai dengan bulan ke sembilan ( 9 ), berikut merupakan urutan bentuk selamatan untuk ibu hamil diantaranya : mangkene .,
1. Sasi atau bulan satu ( 1 ) guna selamatan ibu hamil membuat " Jenang abor-abor ( sungsum ) yaitu tepung beras dibikin jenang dang dikasih garam , diadon diambil santannya.
2. Sasi atau bulan kedua ( 2 )
- membuat tumpeng dari nasi dan di kelilingi sayuran akan tetapi jumlah tumpeng dan sayuran harus berjumlah ganjil seupama/contoh sayuran jumlah 9, 11 dan seterusnya.
- Jenang merah yaitu beras di jenang di kasih gula merah
- Jenang putih yaitu beras dijenang di kasih santan
- Jenang abah putih yaitu jenang merah di tumpangi atau di jenga berbentuk dua ( 2 ) warna jenag dengan gula merah dan jenang dengan campuran santan
- Jenang Baro-baro yaitu Katul/singkong dijenang di campuri / ditebari gula jawa dan parudan krambil/ kelapa.
- Pipis Khentel yaitu Tepung beras di kasih/dicampuri garam dan santan di campuri gula jawa/gula kelapa kemudian dibungkus dan di rebus.
- Jajan pasar dan kembang boreh yaitu warna atau bentuk jajan yang ada di pasar lengkap ( harus ada walaupun sedikit ).
3. Sasi atau bulan ketiga ( 3)
Selamatan pada bulan ke tiga ( 3 ) sama dengan selamatan pada bulan ke dua ( 3 0
4. Sasi atau bulan keempat ( 4)
-Sega Punar /Nasi berwarna yaitu nasi wuduk di campur kunir dan di campur asam , dan kebo siji ( ikan, daging, jeroan/dalam ayam seperti jantung, usus, ati dan lain2, mata satu ), pake sayur kering
- Apem , Tepung beras di colok ragi dicampur gula jawa /gula kelapa.
- Kupat yaitu dari berbagai bentuk kupat janur ( kupat dari daun pohon kelapa ) : 1. sinta, jago, sidalungguh dan kupat luwar.
5. Sasi atau bulan kelima ( 5)
- Nasi dan sayuran seperti telah disebut diatas
- Uler-uleran yaitu Tepung beras di campur air dibentuk dan di warna merah, kuning , ireng dan warna lainya di bentuk mirip uler/ulat
- Ketan Mancawarna yaitu ketan dibuat rupa-rupa warna , selamatan 5 bulan mendatangi sudara minta doa restunya keselamatan sambil memerikan makanan yang sudah terbungkus janur kuning ( takir ponthang ) bitinge dom warna 5; mas, suwasa, salaka, wesi dan tembaga, lembarane tebok atau lemper tanah, isinya takir ponthang : nasi wajar/biasa dan nasi punar/nasi kuning dan ikan kebo siji, maksudnya ikan kumplit akan tetapi mata satu ( 1 ) dan makanan untuk selamatan , seperti rujak crobo.
6. Sasi atau bulan keenam (6)
- Apem kocor yaitu tepung beras dicolok tanpa gula akan tetapi mensantapnya dengan menggunakan santan.
7. Sasi atau bulan ketujuh (7)
- Selamatan Tingkep yaitu : Kang nggarbini yaitu disiran dan mandi kramas dengan menggunakan siwur atau pengambil air dari batok kelapa yang masih ada kelapanya untuk mandi mandinya dengan menggunakan air kembang sekar setaman di goso atau dibersihkan dengan tepung mancawarna ( warna 7 ) dicampuri manggar kelapa, pandan wangi dan daun kemuning yang memandikan sanak saudaranya , yang dimandikan duduk di dingklik atau kursi kecil disamaki atau di dasari tikar/klasa dan daun-daunan yaitu dau klewih, kara dhadhadapsrep, alang-alang kang lemek dari sembet yaitu lethek, jinga, bangun tulak, sindur, slendang lurik puluhwatu, yuyusekkandang dan lawon.
dan sesajinya :
- Nasi sayuran dan jajan pasar.
- Jenang abang putih , baro-baro dan jenang procot
-Nasi kering, kedele, kacang dan wijen di goreng atau di sangrai.
-Emping ketan ( ketan mentah di goreng di campuri gula jawa )
- Tumpeng robyong ( tumpeng di dialas di ceting di tambah telu wajar, ikan, trasi, bawang merah, lombok disimpan dipaling atas di pucuk tumpeng dan di kelilingi sayuran dan kerupuk dan jenis pengumplit lainnya
- Penyon ( tepung beras diadon dengan air dibuat moncawarna : kuning,ireng, putih dan warna lainnya kemudian direbus.
- Sampora ( tepung beras di campur santen di cetak dengan bathok tengkurap kemudian di rebus/di dang.
- Pring sadhapur ( tepung beras diadoni dengan air buat tumpeng kecil sembilan ( 9 ) pasang di tancepi roda tepung kecil-kecil sebesar kelingking mancawarna.
- sesudah selesai masuk ke rumah masuk kamar dan di kamar telah disediakan kemben berjumlah 7 di pake berganti-ganti sesudah selesai memsakai pakaian kembali yang sewajarnya yaitu tapih bathik tuntrum , kemben dringin dan dilarang menggunkan anting, gelang, kalung dan kembang.
8. Sasi atau bulan delapan (8)
- Bulus Angrem yaitu : Klepon ( telur ) ditutupi serabi putih secara tengkurap , keterangan : Srabi adalah bulus Klepon adalah telor yang sudah diangremi atau sudah di usia hampir menetas , Klepon dibuat dengan tepung beras ketan diaduk dengan air di remas-remas dengan menggunakan daun katuk atau pandan dan sedangkan serabi dibuat dengan bahan b tepung beras diaduk dengan santan krambil atau kelapa kemudian di sangrai ditutup pada saat mensangrainya.
9. Sasi atau bulan delapan (9)
Jenang procot Yaitu Tepung beras di tetesi gula santan , dijenang dan kalau sudah setengah masak ditambah potongan -potongan pisang .
Kalau hamil sudanh mencapai 9 bulan atau 10 bulan belum krasa atau berasa akan melahirkan di slameti dawet Plencing yang dibuat dari aci / tepung di campur gula santan . kemudian di jual dan yang membeli harus anak-anak dawete kudu di ombe/ diminum kalau sudah diminum anak yang ada di kandungan segera keluar / mlecing.
" penjelasan semisal hambil pada urutan kehamilan ganjil sebagai contoh misalnya sang ibu hamil mengalami hamil yang 3,5,7 ( hamil jatuh ganjil ) maka ketika selamatan menggunakan nasi loyang ( nasi bekas yang dijemur ) dan di rebus lagi. "
1. Sasi atau bulan satu ( 1 ) guna selamatan ibu hamil membuat " Jenang abor-abor ( sungsum ) yaitu tepung beras dibikin jenang dang dikasih garam , diadon diambil santannya.
2. Sasi atau bulan kedua ( 2 )
- membuat tumpeng dari nasi dan di kelilingi sayuran akan tetapi jumlah tumpeng dan sayuran harus berjumlah ganjil seupama/contoh sayuran jumlah 9, 11 dan seterusnya.
- Jenang merah yaitu beras di jenang di kasih gula merah
- Jenang putih yaitu beras dijenang di kasih santan
- Jenang abah putih yaitu jenang merah di tumpangi atau di jenga berbentuk dua ( 2 ) warna jenag dengan gula merah dan jenang dengan campuran santan
- Jenang Baro-baro yaitu Katul/singkong dijenang di campuri / ditebari gula jawa dan parudan krambil/ kelapa.
- Pipis Khentel yaitu Tepung beras di kasih/dicampuri garam dan santan di campuri gula jawa/gula kelapa kemudian dibungkus dan di rebus.
- Jajan pasar dan kembang boreh yaitu warna atau bentuk jajan yang ada di pasar lengkap ( harus ada walaupun sedikit ).
3. Sasi atau bulan ketiga ( 3)
Selamatan pada bulan ke tiga ( 3 ) sama dengan selamatan pada bulan ke dua ( 3 0
4. Sasi atau bulan keempat ( 4)
-Sega Punar /Nasi berwarna yaitu nasi wuduk di campur kunir dan di campur asam , dan kebo siji ( ikan, daging, jeroan/dalam ayam seperti jantung, usus, ati dan lain2, mata satu ), pake sayur kering
- Apem , Tepung beras di colok ragi dicampur gula jawa /gula kelapa.
- Kupat yaitu dari berbagai bentuk kupat janur ( kupat dari daun pohon kelapa ) : 1. sinta, jago, sidalungguh dan kupat luwar.
5. Sasi atau bulan kelima ( 5)
- Nasi dan sayuran seperti telah disebut diatas
- Uler-uleran yaitu Tepung beras di campur air dibentuk dan di warna merah, kuning , ireng dan warna lainya di bentuk mirip uler/ulat
- Ketan Mancawarna yaitu ketan dibuat rupa-rupa warna , selamatan 5 bulan mendatangi sudara minta doa restunya keselamatan sambil memerikan makanan yang sudah terbungkus janur kuning ( takir ponthang ) bitinge dom warna 5; mas, suwasa, salaka, wesi dan tembaga, lembarane tebok atau lemper tanah, isinya takir ponthang : nasi wajar/biasa dan nasi punar/nasi kuning dan ikan kebo siji, maksudnya ikan kumplit akan tetapi mata satu ( 1 ) dan makanan untuk selamatan , seperti rujak crobo.
6. Sasi atau bulan keenam (6)
- Apem kocor yaitu tepung beras dicolok tanpa gula akan tetapi mensantapnya dengan menggunakan santan.
7. Sasi atau bulan ketujuh (7)
- Selamatan Tingkep yaitu : Kang nggarbini yaitu disiran dan mandi kramas dengan menggunakan siwur atau pengambil air dari batok kelapa yang masih ada kelapanya untuk mandi mandinya dengan menggunakan air kembang sekar setaman di goso atau dibersihkan dengan tepung mancawarna ( warna 7 ) dicampuri manggar kelapa, pandan wangi dan daun kemuning yang memandikan sanak saudaranya , yang dimandikan duduk di dingklik atau kursi kecil disamaki atau di dasari tikar/klasa dan daun-daunan yaitu dau klewih, kara dhadhadapsrep, alang-alang kang lemek dari sembet yaitu lethek, jinga, bangun tulak, sindur, slendang lurik puluhwatu, yuyusekkandang dan lawon.
dan sesajinya :
- Nasi sayuran dan jajan pasar.
- Jenang abang putih , baro-baro dan jenang procot
-Nasi kering, kedele, kacang dan wijen di goreng atau di sangrai.
-Emping ketan ( ketan mentah di goreng di campuri gula jawa )
- Tumpeng robyong ( tumpeng di dialas di ceting di tambah telu wajar, ikan, trasi, bawang merah, lombok disimpan dipaling atas di pucuk tumpeng dan di kelilingi sayuran dan kerupuk dan jenis pengumplit lainnya
- Penyon ( tepung beras diadon dengan air dibuat moncawarna : kuning,ireng, putih dan warna lainnya kemudian direbus.
- Sampora ( tepung beras di campur santen di cetak dengan bathok tengkurap kemudian di rebus/di dang.
- Pring sadhapur ( tepung beras diadoni dengan air buat tumpeng kecil sembilan ( 9 ) pasang di tancepi roda tepung kecil-kecil sebesar kelingking mancawarna.
- sesudah selesai masuk ke rumah masuk kamar dan di kamar telah disediakan kemben berjumlah 7 di pake berganti-ganti sesudah selesai memsakai pakaian kembali yang sewajarnya yaitu tapih bathik tuntrum , kemben dringin dan dilarang menggunkan anting, gelang, kalung dan kembang.
8. Sasi atau bulan delapan (8)
- Bulus Angrem yaitu : Klepon ( telur ) ditutupi serabi putih secara tengkurap , keterangan : Srabi adalah bulus Klepon adalah telor yang sudah diangremi atau sudah di usia hampir menetas , Klepon dibuat dengan tepung beras ketan diaduk dengan air di remas-remas dengan menggunakan daun katuk atau pandan dan sedangkan serabi dibuat dengan bahan b tepung beras diaduk dengan santan krambil atau kelapa kemudian di sangrai ditutup pada saat mensangrainya.
9. Sasi atau bulan delapan (9)
Jenang procot Yaitu Tepung beras di tetesi gula santan , dijenang dan kalau sudah setengah masak ditambah potongan -potongan pisang .
Kalau hamil sudanh mencapai 9 bulan atau 10 bulan belum krasa atau berasa akan melahirkan di slameti dawet Plencing yang dibuat dari aci / tepung di campur gula santan . kemudian di jual dan yang membeli harus anak-anak dawete kudu di ombe/ diminum kalau sudah diminum anak yang ada di kandungan segera keluar / mlecing.
" penjelasan semisal hambil pada urutan kehamilan ganjil sebagai contoh misalnya sang ibu hamil mengalami hamil yang 3,5,7 ( hamil jatuh ganjil ) maka ketika selamatan menggunakan nasi loyang ( nasi bekas yang dijemur ) dan di rebus lagi. "
PAL BAYI LAHIR ( RAMAL PERKIRAAN KELAHIRAN ANAK )
| HARI | WAKTU/JAM ( KELUARNYA BAYI DARI RAHIM ) |
| AKAD/MINGGU | 6 , 7 , 11, 1 ATAU PADA JAM 5 |
| SENIN | 8, 10, 1, 3 ATAU PADA JAM 5 |
| SLASA | 7, 10, 12, 2 ATAU PADA JAM 5 |
| REBO/RABU | 7, 9, 11, 2 ATAU PADA JAM 4 |
| KEMIS/KAMIS | 8, 11, 1, 3 ATAU PADA JAM 4 |
| JUMUAH/JUM’AT | 8, 10, 12, 3 ATAU PADA JAM 4 |
| SETU/SABTU | 7, 9, 12, 2 ATAU PADA JAM 4 SUMBER : ILMU TITEN LELUHUR NENEK MOYANG ADAT JAWI |
Subscribe to:
Posts (Atom)
Entri Populer
-
Lamun Kedutan : 1. Saranduning awak kabeh tandane arep ndeleng kaendahan 2. Sirahe tandane arep oleh dahulate ratu 3. Embun-embunan tandane ...
-
Dalam Istilah Adat Jawi Sudah menjadi bentuk pengakuan dalam sebuah hari atau waktu mempunyai sebutan Naga atau dapat kita sebut Naga h...
-
1. Ing sirah tengen aran MANIK HARGA, akeh begjane lan kasembadan sabarang karepe. 2. Ing sirah iring kiwa, aran JEMJEM, ora nduweni kekence...
-
1. Di sembur ula, oleh jodho. Dicokot ula, dialani wong. oleh purugan ula mandi, diewani boone. weruh luang/lubang ana ulane pada mati utawa...
-
Ramalan Bintang Zodiak Tanggal 9 - 15 Maret 2018 Ramalan Bintang Zodiak Tanggal 9 - 15 Maret 2018 ini merupakan sebuah ramalan untuk hibura...
-
YEN ANA LINDU ING SASI : 1. sura awan, akeh lelara lan prihatin, yen mbengi/malam hari larang pangan 2. Sapar awan, akeh wong pada ngalih p...